Dalam Rangka HBI ke-76, Silmy Karim Fokus Optimalisasi Pelayanan Menuju Transformasi Digital

Dalam Rangka HBI ke-76, Silmy Karim Fokus Optimalisasi Pelayanan Menuju Transformasi Digital

January 26, 2026 By fathur

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS), Silmy Karim, menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam mewujudkan transformasi digital sektor keimigrasian Indonesia. Melalui Rapat Koordinasi Pimpinan Tinggi Imigrasi Tahun 2026 yang digelar di Tangerang, Kamis (22/10/2026). beliau memaparkan roadmap komprehensif untuk mengoptimalkan layanan, memperkuat penegakan hukum, dan membangun infrastruktur digital keimigrasian yang berkelanjutan.

Dengan mengusung tema “Optimalisasi Layanan, Penegakan Hukum, dan Infrastruktur dalam Mewujudkan Ekosistem Digital Keimigrasian”, forum strategis ini menjadi tonggak penting dalam penyelarasan kebijakan institusi dengan prioritas nasional Indonesia di era digital.

Inovasi All Indonesia: Revolusi Sistem Perlintasan Lintas Batas

Silmy Karim
Dok. Pribadi

Salah satu pencapaian paling membanggakan adalah implementasi sistem All Indonesia. Sistem revolusioner ini telah mengubah wajah pelayanan keimigrasian di seluruh pintu gerbang negara, mempermudah dan mempercepat proses perlintasan dengan signifikan.

“Sistem yang mempermudah dan mempercepat perlintasan ini adalah hasil perjalanan panjang Imigrasi. Sekitar dua tahun kita berproses dalam menginisiasi dan membangun integrasi sistem dengan kementerian dan lembaga lain, sekarang sudah berhasil terwujud,” ungkap Silmy Karim dalam arahannya.

Proses kolaborasi selama dua tahun dengan berbagai kementerian dan lembaga pemerintah membuktikan dedikasi tinggi dalam menciptakan ekosistem digital yang terintegrasi. Keberhasilan ini memposisikan Direktorat Jenderal Imigrasi sebagai institusi percontohan bagi transformasi digital di Indonesia.

Dampak Positif Sistem All Indonesia untuk Masyarakat

Implementasi sistem All Indonesia memberikan berbagai manfaat konkret:

Modernisasi Infrastruktur Keimigrasian di Seluruh Indonesia

Dok. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta

Tidak hanya berfokus pada sistem digital, tetapi juga pada pemerataan infrastruktur fisik. Program modernisasi tahun 2026 mencakup:

1. Penambahan Unit Autogate

Rencana penambahan unit autogate di berbagai bandara dan pelabuhan laut bertujuan meningkatkan kapasitas dan kecepatan pemeriksaan imigrasi. Teknologi autogate memungkinkan pemeriksaan otomatis yang lebih efisien tanpa mengurangi aspek keamanan.

2. Peningkatan Fasilitas PLBN dan PLBT

Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dan Pos Lintas Batas Tradisional (PLBT) di wilayah perbatasan mendapat perhatian khusus. Peningkatan fasilitas ini penting untuk menjaga kedaulatan dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di daerah terdepan.

3. Implementasi Energi Terbarukan

Komitmen pada sustainable business process diwujudkan melalui pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT). Panel surya dipasang di wilayah perbatasan dan daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), menunjukkan kepedulian pada keberlanjutan lingkungan.

Sebagai Wakil Menteri Imigrasi, Silmy Karim menempatkan penegakan hukum sebagai prioritas utama. Beliau menegaskan peran imigrasi sebagai garda terdepan dalam mencegah:

“Kita harus berdiri di garda terdepan dalam mencegah TPPO dan TPPM. Pengakuan internasional yang kita terima di tahun 2025 harus menjadi pelecut semangat untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” tegas Silmy Karim.

Program Desa Binaan untuk Edukasi Masyarakat

Strategi pencegahan tidak hanya dilakukan di level enforcement, tetapi juga melalui edukasi preventif. Program Desa Binaan menjadi wadah untuk mengedukasi masyarakat, khususnya di wilayah rawan, tentang bahaya perdagangan dan penyelundupan manusia.

Silmy Karim memahami peran strategis imigrasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, dilakukan penyederhanaan regulasi visa dan izin tinggal bagi investor asing. Langkah progresif ini bertujuan:

Selain itu, program bakti sosial dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di sekitar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi menunjukkan bahwa institusi tidak hanya fokus pada tugas teknis, tetapi juga kesejahteraan rakyat.

Pengakuan Internasional: Bandara Soekarno-Hatta Terbaik ke-10 Dunia

Silmy Karim
Dok. Keimigrasian Soekarno Hatta

Prestasi gemilang datang dari Skytrax yang menempatkan pelayanan keimigrasian Bandara Soekarno-Hatta sebagai terbaik ke-10 di dunia pada tahun 2025. Pencapaian internasional ini merupakan bukti nyata dari kualitas pelayanan keimigrasian Indonesia yang terus berkembang.

Pengakuan ini bukan hanya kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab untuk terus meningkatkan standar pelayanan. “Pengakuan internasional harus menjadi pelecut semangat untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” ungkap silmy karim.

Transformasi digital ini juga melibatkan kolaborasi strategis dengan:

Rencana pembentukan direktorat baru untuk sistem dan strategi kebijakan keimigrasian juga menunjukkan keseriusan dalam membangun pondasi organisasi yang solid untuk menghadapi tantangan masa depan.

Harapan Keimigrasian Indonesia 

Dengan berjalannya transformasi digital yang sedang berlangsung di Direktorat Jenderal Imigrasi, kombinasi inovasi teknologi, modernisasi infrastruktur, dan penguatan penegakan hukum telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Sistem All Indonesia dan pengakuan internasional dari Skytrax membuktikan bahwa standar pelayanan imigrasi Indonesia telah meningkat signifikan.

Ke depan, fokus pada keberlanjutan, keamanan siber, dan peningkatan kapasitas SDM akan terus menjadi prioritas untuk memastikan bahwa imigrasi Indonesia tidak hanya melayani, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan keamanan nasional.

Table of Contents

Related Tags & Categories :

Article

#Imigrasi

#Kabinet Prabowo

#Silmy Karim

#Silmy Karim Wamen

#Wamen Imigrasi