January 24, 2026 By fathur
Membangun koordinasi yang solid antarinstansi pemerintah menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan publik yang optimal. Hal ini kembali ditunjukkan melalui kegiatan kolaboratif antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia (Imipas RI) dengan Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri dalam kegiatan latihan Indoor Skydiving, Sabtu (24/01/2026).
Kegiatan yang berlangsung di fasilitas Wind Tunnel Korps Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat ini diikuti langsung oleh Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Silmy Karim. Turut mendampingi adalah Wakil Komandan Satuan Latihan Brimob Korbrimob Polri, AKBP Ahmad Setiadi, beserta para instruktur Indoor Skydiving yang berpengalaman.

Kolaborasi antarinstansi pemerintah bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan strategis dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan bersama antara Kementerian Imipas RI dan Brimob Polri ini menjadi salah satu bentuk implementasi nyata dari upaya penguatan koordinasi lintas sektor.
Dalam sambutannya, Silmy Karim menekankan pentingnya sinergi yang terjalin antar lembaga. “Hari ini saya latihan di markas Brimob untuk latihan Skydiving Indoor yang mana Alhamdulillah sudah terlaksana dengan baik, mendapatkan sertifikat, Brevet ternyata tidak mudah karena ini belum pernah dilakukan dan juga merupakan suatu hal yang baru dan istimewa,” ujar Silmy Karim.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan semacam ini memiliki nilai strategis yang melampaui aspek pelatihan fisik semata. “Satu pengalaman yang menarik, dan juga bisa menjadi memori yang tidak terlupakan. Tentu disini saya bersama rekan-rekan untuk kita bisa bersilaturahmi antar lembaga dan masyarakat ini memang diperlukan dalam kita membangun sinergi dalam hal melaksanakan tugas dan fungsi kita masing-masing kedepannya,” tambahnya.
Hubungan kerja sama antara Kementerian Imipas RI dengan Korps Brimob Polri memiliki relevansi yang sangat kuat dalam konteks tugas dan fungsi kedua institusi. Kementerian Imipas RI yang mengemban tanggung jawab dalam pengawasan keimigrasian dan pembinaan narapidana, serta Brimob Polri yang memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban, memerlukan koordinasi yang erat.
Dalam berbagai situasi, kedua institusi ini kerap bersinggungan dalam pelaksanaan tugas, mulai dari pengamanan fasilitas pemasyarakatan, penanganan deportasi, hingga pengawasan warga negara asing. Oleh karena itu, membangun pemahaman dan kepercayaan melalui kegiatan bersama seperti ini menjadi investasi penting untuk efektivitas koordinasi di masa mendatang.

Pemilihan Indoor Skydiving sebagai media latihan bersama bukan tanpa alasan. Olahraga simulasi terjun payung di dalam terowongan angin ini menuntut kombinasi antara keberanian, konsentrasi, dan penguasaan teknik yang baik. Peserta harus mampu mengendalikan tubuh di tengah hembusan angin berkecepatan tinggi, yang memerlukan koordinasi motorik dan mental yang kuat.
Aspek-aspek yang dilatih dalam Indoor Skydiving memiliki korelasi dengan karakter yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. Keberanian menghadapi tantangan, kemampuan beradaptasi dengan kondisi tidak biasa, serta ketekunan dalam menguasai keterampilan baru, adalah nilai-nilai yang relevan dengan tuntutan profesionalisme pegawai pemerintahan.
Pencapaian sertifikat dan brevet dalam kegiatan ini juga menunjukkan komitmen untuk menyelesaikan apa yang dimulai dengan baik, sebuah ethos kerja yang penting dalam birokrasi pemerintahan.
Kegiatan semacam ini juga berfungsi sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun chemistry antarpersonel dari kedua institusi. Dalam suasana informal namun tetap profesional, para peserta dapat saling mengenal lebih dekat, berbagi pengalaman, dan membangun jejaring yang akan bermanfaat dalam koordinasi kerja di kemudian hari.
“Terimakasih saya ucapkan kepada pimpinan dan jajaran Polri khususnya Korps Brimob, semoga kedepannya kita semua dilancarkan dalam tugas dan mengemban amanah dari negara,” ungkap Silmy Karim, mengakhiri sambutannya dengan penuh apresiasi.
Apresiasi ini mencerminkan sikap kolaboratif yang diperlukan dalam tata kelola pemerintahan modern, di mana tidak ada satu institusi pun yang dapat bekerja secara terpisah dalam menghadapi tantangan kompleks layanan publik saat ini.

Fasilitas Wind Tunnel yang dimiliki Korps Brimob Polri di Cikeas, Bogor, merupakan salah satu aset pelatihan modern yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kapasitas aparatur negara. Keterbukaan Brimob Polri untuk berbagi fasilitas dengan institusi lain menunjukkan semangat kebersamaan dalam membangun profesionalisme aparatur.
Kegiatan latihan bersama ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan. Dengan aparatur yang memiliki mental tangguh, keterampilan mumpuni, dan jaringan koordinasi yang kuat, pelayanan kepada masyarakat diharapkan dapat terus ditingkatkan.
Momentum kegiatan Indoor Skydiving ini diharapkan bukan hanya menjadi acara seremonial, tetapi menjadi titik awal bagi penguatan kerja sama yang lebih substantif antara Kementerian Imipas RI dengan Korps Brimob Polri. Berbagai program kolaboratif lainnya dapat dikembangkan untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing institusi.
Dalam konteks yang lebih luas, inisiatif semacam ini juga menjadi contoh baik tentang bagaimana institusi pemerintah dapat berinovasi dalam membangun sinergi. Bukan hanya melalui rapat koordinasi formal, tetapi juga melalui kegiatan yang mengedepankan aspek kekeluargaan dan pengembangan karakter.
Ke depan, soliditas yang terbangun melalui kegiatan-kegiatan seperti ini diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam mewujudkan pelayanan terbaik bagi bangsa dan negara. Sinergi yang kuat antara berbagai institusi pemerintah akan menjadi fondasi penting dalam menghadapi berbagai tantangan, baik dalam skala lokal maupun nasional.
Komitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor ini sejalan dengan visi reformasi birokrasi yang mengutamakan efisiensi, efektivitas, dan kolaborasi dalam pelayanan publik. Dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme, aparatur negara dapat mengemban amanah dengan lebih baik demi kemajuan Indonesia.
Related Tags & Categories :